Tampilkan postingan dengan label Susu Kambing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Susu Kambing. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Oktober 2010

Kapsul Susu Kambing Goats'na

Goats'na
Harga 38.000
Kapsul obat alami dengan komposisi susu kambing 100%. 
Isi 60 Kapsul 
Izin DEPKES RI : 351/IKOT/JATIM/VIII/2008


Kapsul obat alami dengan komposisi susu kambing 100%. 
Khasiat : Mencukupi kebutuhan Kalsium 
Aturan minum: 3 X 2 Kapsul sebelum makan 


Pernah mencoba susu kambing? Hasil survei United Departement of Agriculture, susu kambing baik untuk berbagai keadaan terutama mencegah penyakit. Malah dianjurkan untuk penderita penyakit TBC, asma, anemia, hepatitis, kram otot dan tukak lambung. Begitu banyaknya manfaat susu ini sehingga dianjurkan untuk dikonsumsi Manfaat lain Sedangkan manfaat lain susu kambing ini aman bagi tubuh dan dapat menetralisir asam lambung, menambah vitalitas dan daya tahan tubuh, mengatasi masalah impotensi dan mengoptimalkan pertumbuhan pada anak. Mengenai komposisi kimiawi susu kambing Etawa mengandung protein, lemak, karbohidrat, kalori, kalsium, fosfor, magnesium, besi, natrium, kalium, Vitamin A, B1 (IU), B2(mg), B6, B12, C, D, E, Niacin, V, Asam Pantotenant, Kolin dan Inositol
read more “Kapsul Susu Kambing Goats'na”

Selasa, 05 Oktober 2010

Susu Kambing Jadi Pilihan

KONTROVERSI susu formula terkontaminasi racun menyisakan keresahan di hati para ibu. Pilihan lain perlu dilihat sebagai alternatif pengganti.

Kandungan fluorine dan protein tinggi pada susu kambing, membuat susu ini banyak diminati keluarga Indonesia. Selama ini masyarakat Indonesia belum familier dengan susu kambing. Jika dibandingkan dengan susu sapi, susu kambing pun biasanya dikonsumsi sekadarnya saja, atau lebih karena susu ini dianggap mampu menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Susu kambing rata-rata banyak dikonsumsi di Timur Tengah sejak 7000 SM. Padahal, susu kambing memiliki protein terbaik setelah telur dan hampir setara dengan ASI. Susu kambing terbaik adalah susu yang segar (raw goat milk).

Proses memasak susu kambing yang kurang tepat dapat merusak kandungan mineral yang berkhasiat sebagai antiseptik dan pelindung jaringan paru-paru. Namun, dengan pengolahan yang baik, susu kambing dapat dikonsumsi dalam bentuk olahan seperti yoghurt dan keju.

Kandungan fluorine yang terdapat pada susu kambing berkisar 10 sampai 100 kali lebih besar dibandingkan susu sapi. Kandungan fluorine bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh. Bisa membantu pencernaan dan menetralisir asam lambung, menyembuhkan reaksi-reaksi alergi pada kulit, saluran napas dan pencernaan.

Hal tersebut telah dibuktikan seorang ahli nutrisi Amerika, Dr Bernard Jensen PhD. Dia meneliti manfaat susu kambing yang menjadi salah satu binatang ternaknya di Escondido, New Mexico, Amerika Serikat.

"Karena kandungan gizinya, susu kambing bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh," kata Bernard.

Bernard mengatakan, susu kambing mulai banyak direkomendasikan untuk susu bayi, anak-anak maupun orang dewasa yang alergi terhadap susu sapi. "Susu kambing kini cukup populer meskipun harganya lebih mahal jika dibandingkan susu sapi," katanya.

Adapun susu kambing banyak digunakan sebagai pengganti susu sapi maupun bahan pembuatan makanan bagi bayi-bayi yang alergi terhadap susu sapi.

Gejala alergi terhadap protein susu biasanya timbul pada bayi berumur dua sampai empat minggu. Gejala ini semakin jelas pada saat bayi berumur enam bulan. Bagian tubuh yang terserang alergi adalah saluran pernapasan dan kulit.

"Sebanyak 40 persen orang-orang yang alergi terhadap susu sapi memiliki toleransi yang baik terhadap susu kambing,"kata Bernard.

Keunggulan lain susu kambing adalah susu lebih mudah dicerna. Bahkan, hasil penelitian lainnya menyimpulkan, kelompok anak yang diberi susu kambing memiliki berat badan yang lebih berat jika dibandingkan dengan kelompok anak yang diberi susu sapi.

Dr Rini Damayanti Moedji dan Bernardius T Wahyu Wiryanta dalam buku Khasiat dan Manfaat Susu Kambing, Susu Terbaik dari Hewan Ruminansia memaparkan, beberapa khasiat susu kambing bagi tubuh manusia. Antara lain, susu kambing bersifat antiseptik alami dan membantu menekan pembiakan bakteri dalam tubuh dan bersifat basa (alkaline food) sehingga aman bagi tubuh.
read more “Susu Kambing Jadi Pilihan”

Minggu, 26 September 2010

Susu Kambing Cegah Penyakit HIV dan AIDS

SORONG, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sorong, drh Soepadmo M.Si mengemukakan bahwa susu kambing dapat menghambat atau menghadang infeksi virus HIV penyebab penyakit AIDS. Penelitian Yoshida dari Kotasato Institute Medical Centre Hospital di Jepang menemukan susu kambing bersifat penghadang infeksi virus enterovirus, dimana penelitiannya berhasil menemukan efek anti virus pada tikus percobaan terinfesi virus HIV. Dalam percobaannya, tikus yang diberi minum susu kambing selama 2 minggu mengakibatkan aktivitas CD4 dan sel T. Artinya tidak ada efek antivirus yang bekerja, susu kambing juga meningkatkan respon kekebalan secara spesifik, ujar drh Soepadmo dalam tulisannya yang diterima Radar Sorong kemarin.

Dikatakan, didalam susu kambing mengandung asam kaprat dan caurut yang berfungsi sebagai antivirus HIV. Dimana asam kaprat yang terdapat dalam susu kambing adalah yang paling tinggi (2,2%) bila dibandingkan dengan yang terdapat dalam susu ibu yang hanya 0,3% atau susu sapi (1,2%). Kolostrum susu kambing atau susu sapi mengandung transfer factor (TF) yang merupakan molekul halus yang dihasilkan tiga hari awal menyusui. Tranfert faktor berperan antara lain meningkatkan aktifitas sel NK (Natural Killer) sebanyak 200-400%. Sel NK adala hpembasmi sel-sel yang terinfeksi penyakit. Tranfer Factor juga menenangkan sistim imun yang terlalu aktif, jelasnya.
Ditambahkan, bahwa susu kambing mampu membantu mengatasi beragam penyakit dimana menurut Dr Happy, susu kambing meningkatkan daya tahan tubuh. Senyawa yang bertanggung jawab terhadap kekebalan tubuh yakni fluorin. Kandungan fluorin dalam susu kambing 10 sampai 100 kali lebih banyak daripada susu sapi. Susu kambing mengatasi penyakit secara tidak langsung dengan meningkatkan kekebalan tubuh, katanya. Adapun mekanisme susu kambing meningkatkan kekebalan tubuh sesuai apa yang disampaikan Dr Rini Damayanti MS, katanya, dengan mendongkrak daya Fagositosis. Fagositosis sendiri merupakan proses untuk mengatasi bakteri atau benda asing dengan cara melapisi bakteri atau benda asing setelah melekat di Makrograf. ekarang kenapa kita tidak minum susu kambing, susu kambing mempunyai khasiat yang luar biasa. Bagi penderita HIV, coba minum susu kambing karena karena akan meningkatkan kekebalan tubuh. Bila ingin sehat dan bugar setiap hari, minumlah susu kambing, tegasnya.
(www.radarsorong.com, Kamis 23 Agustus 2007)
read more “Susu Kambing Cegah Penyakit HIV dan AIDS”

Kamis, 23 September 2010

Susu Kambing Sembuhkan Sakit Jantung dan Magh

Drama Rembang petang pada medio Agustus 2005 itu menguak kesehatan Khusiah.saat itu perempuan 52 th itu hendak beristirahat ketika mendadak sesak napas dan dada nyeri. Penyakit itu baru pertama kali menyerang tubuh ringkihnya. Senja itu ia nyaris tak sadarkan diri, seisi rumah panik.
Suaminya Hamdan Yuwafie, bergegas membawa Khusiyah ke RS ZamZam di Jatibarang, Indramayu. Ibu 5 anak itu segera di tangani di ruang gawat darurat. Hasil foto rontgen menunjukan, jantung membengkak akibat pembuluh darah yang tersumbat lemak.
Menurut Prof Dr dr Budhi Setianto,Spjk (k), dari Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta, penyakit jantung koroner berhubungan dengan pembuluh darah koroner yang mengalirkan darah ke otot-otot jantung. Pembuluh darah itu menyempit karena tumpukan lemak akibat kadar kolesterol tinggi.
Gejala yang di alami Khusiah seperti nyeri dada dan sesak napas karena kelainan jantung. Kelainan itu akibat detak jantung terlalu lemah sehingga jantung gagal memompa darah ke otak. Akibatnya otak kekurangan oksigen dan akhirnya pusing pada bagian tubuh lain, kekurangan oksigen dalam darah menyebabkan bagian tubuh itu sakit, itulah yang dialami Khusiah ketika dada kirinya sakit.

AKIBAT MAG

Jantung koroner yang di derita Khusiah akibat mag akut, ketika menikah 30 tahun lalu, Khusiah memang sudah mengidap mag. Bila sedang kambuh, lambung sakit dan mual sehingga kerap muntah, ujar Hamdan. Untuk meredam sakit Khusiah mengkonsumsi 1 tablet obat mag dari warung. Suatu hari derita mag itu mengantarkan Khusiah ke ruang dokter. Dokter menyarankan agar agar ia tidak terlalu banyak mengkonsumsi obat warung. Atau, bila terasa perih, segera makan,kata Hamdan yang menyertainya menirukan ucapan dokter. Khusiah pun menuruti saran itu.
Semakin sering magnya kambuh frekuensi makan Khusiah pun terus bertambah. Bobot tubuh yang tingginya sekitar 155 cm itu perlahan beranjak naik hingga 75 kg. Hamdan menduga bobot tubuh berlebih menjadi biang serangan jantung yang mendera istrinya.

SUSU KAMBING

Dokter di RS Zamzam menyarankan agar Khusiah di rawat inap untuk mendapatkan perawatan intensif. Selama perawatan dokter memberikan beberapa jenis obat. Tiga hari berselang kondisi tubuh Khusiyah tak juga menunjukan tanda tanda kesembuhan. Salah seorang rekan Hamdan menyarankan agar Khusiyah di rawat ke RS Pertamina, Klayan Cirebon. Ia menuruti, akhirnya Khusiyah dirujuk ke rumah sakit yang ditemupuh sejam dari Indramayu itu.
Dua Pekan kemudian, kondisi tubuh Khusiay membaik dan diperbolehkan pulang. Namun, Ia mesti kontrol setiap bulan untuk memantau perkembangan jantung. Dokter juga melarang Khusiyah melakukan pekerjaan berat agar kerja jantung lebih ringan. Oleh sebab itu, ia mempekerjakan seorang pramuwisma untuk membereskan pekerjaan rumah.
Perkenalan Khusiah dengan susu kambing ketika Hamdan mengikuti pelatihan wirausaha yang diselenggarakan kantor tempatnya bekerja pada September 2006. Dari sanalah Hamdan mengenal khasiat susu kambing bagi kesehatan. Mungkin susu kambing bisa menyembuhkan istri saya, batin Hamdan. Harap mafhum, hingga saat itu Khusiah masih terus berobat jalan. Itu pertanda penyakit jantung yang dideritanya belum juga sembuh.
Di akhir pelatihan Hamdan memesan 3 liter susu kambing. Tiba dirumah, susu itu diberikan kepada isteri tercinta. Khusiyah mengkonsumsi susu kambing 2 kali sehari, pagi dan malam sebelum tidur, masing-masing 1 sachet setara 200 ml.
Sepuluh bulan berselang, alamat kesembuhan mulai menghampiri. mag saya tidak pernah kambuh lagi dan tubuh saya lebih segar, katanya. Pada Ramadhan 2006, Ibu rumah tangga itu berpuasa sebulan penuh. Ia pun kembali mengambil alih pekerjaan rumah tangga yang tadinya dibebankan ke pramuwisma. Karena merasa kondisi tubuhnya membaik. Saya berhenti berobat jalan tiga bulan lalu, katanya.

MCT dan Niasin

Kesembuhan Khusiah diduga lantaran asam lemak rantai sedang yang terkandung dalam susu kambing. Menurut George F.W Haenlein phD, profesor ahli ternak University of Delaware, Amerika Serikat, susu kambing mengandung beberapa Medium Chain Triglycerides (MCT) alias trigliserida rantai sedang seperti asam kaproat, kaprilat, laurat,dan miristat, total 33%. Itu lebih tinggi ketimbang susu sapi yang hanya 17%. Dalam dunia kesehatan, MCT ampuh mengurangi penumpukan lemak dalam tubuh termasuk pembuluh darah jantung.
Pada sebuah penelitian terhadap hewan percobaan yang di beri perlakuan diet lemak tinggi yang mengandung MCT selama 44 hari, terbukti hanya menyimpan rata-rata 0,13% g lemak per hari. Jumlah itu jauh lebih rendah ketimbang hewan lain yang diberi lemak tinggi tetapi mengandung long chain triglycerides (LCT) alias trigliserida rantai panjang. Hewan itu menyimpan 0,48 g lemak perhari. Penelitian itu menunjukan dengan mengkonsumsi MCT tubuh mengalami penurunan dalam menyimpan lemak.
Kandungan niasin pada susu kambing mencapai 0,676 mg, susu sapi hanya 0,261 mg juga di duga andil menggerus timbunan lemak tubuh. Seperti di kutip Micronutrient InformationCentre Linus Pauling Institute Oregon State Dinucleotide (NAD) yang berperan mendegradasi karbohidrat, lemak, protein dan alkohol menjadi energi. Pantas bila kini bobot tubuh Khusiyah turun menjadi 70 Kg dari semula 75 Kg.
Susu kambing juga bersifat basa sehingga berfaedah menetralisir asam lambung yang berlebih pada penderita mag. Jadi dengan seteguk susu kambing, dua penyakit terobati.
read more “Susu Kambing Sembuhkan Sakit Jantung dan Magh”

Senin, 20 September 2010

Asma Hilang Terhempas Susu Kambing

Ida Rahmawati panik bukan kepalang ketika wajah buah hatinya Sekar Ayu Dyah Larasati membiru. Mata bocah 5 tahun itu terpejam. Napasnya tersengal-sengal seperti tercekik. Berkali-kali Ida menepuk-nepuk pipi anaknya, tetapi Dyah tak merespon. Ia bergegas membawa Dyah ke Rumah Sakit Usada Insani, Tangerang, Provinsi Banten. Diagnosis dokter, siswa Taman Kanak-kanak itu mengidap asma.



Bayangan 5 tahun silam melintas di benak Ida Rahmawati. Ia ingat persis, ‘pada umur 6 bulan, Dyah kerap batuk-batuk dari jam 02.00 sampai 04.00,’ ujar Ida. Dokter hanya meresepkan sirop obat batuk dan antibiotik. Beberapa bulan berselang, timbul gatal-gatal pada kulit. Ia pun kembali memeriksakan Dyah ke dokter. Hasilnya, Dyah divonis alergi susu sapi. Oleh karena itu Ida mengganti susu bubuk sapi dengan susu bubuk kedelai. Penggantian itu memang menghilangkan gatal-gatal pada kulit Dyah. Namun batuk pada malam hari tak kunjung reda.



Bahkan setahun kemudian, batuknya semakin parah. Napas tersengal-sengal seperti tercekik. Ida Rahmawati menyambangi dokter lain untuk mengetahui penyebab batuk berkepanjangan itu. Saat itulah ia tahu, Dyah mengidap asma karena alergi susu sapi. Sejak diagnosis asma itulah, Dyah yang saat itu berusia 2,5 tahun mengkonsumsi puyer antialergi 6 kali sehari. Kebiasaan itu berlangsung hingga Dyah berusia 7 tahun. Untuk memberikan pertolongan segera, Ida menyiapkan alat bantu pernapasan nebulizer dan tabung oksigen ukuran 80 cm.



Stres



Obat dan piranti itu tak juga membantu kesembuhan Dyah. Buktinya ia sering opname karena serangan asma. ‘Obat dan nebulizer sudah tidak mampu menolongnya,’ ujar sang bunda. Hampir setiap 6 bulan Dyah dirawat di rumahsakit selama 2-3 hari. Asma Dyah kambuh terutama saat udara panas. Di sekolah yang dilengkapi pendingin ruangan, asma Dyah tak pernah kambuh. Namun, begitu pulang karena udara panas napasnya terengah-engah.



Menurut dr Mohamad Soleh, asma bisa kambuh salah satunya bila dipicu stres. Stres bisa secara fisik maupun psikis. Stres fisik bisa karena panas, dingin, lelah atau karena penyakit lain. Asma Dyah kambuh saat udara panas bukan udara dingin seperti asma pada umumnya. Menurut dr Imelda Magaritha asma adalah gangguan pernapasan karena alergi. Gangguan itu berupa penyempitan saluran pernapasan yang menghambat udara keluar dari paru-paru. Asma dapat kambuh jika sistem kekebalan terpicu oleh penyebab alergi. Penyebab alergi berbeda setiap individu, misalnya alergi susu sapi, udara dingin, debu atau stres.



Ketika upaya penyembuhan secara medis tak menggembirakan, Ida mencoba pengobatan tradisional. Atas saran kerabatnya, ia memberikan berbagai obat tradisional seperti hati kelelawar, hati kura-kura, dan hati unta pada waktu yang berbeda. Dosisnya 50 gram 3 kali sehari. Sayang, kesembuhan itu belum juga muncul.



Toleransi



Pada Oktober 2005, seorang rekan menyarankan untuk mencoba susu kambing. Barharap kesembuhan pada anaknya, Ida pun menuruti saran itu. Ia memesan 10 liter dengan harga 15.000 per liter. Susu kambing dikemas 200 ml, Ida mesti memanaskannya sebelum memberikan susu itu kepada Dyah. Sekali minum Dyah menghabiskan 200 ml dengan frekuensi 3 kali sehari. Efek terlihat pada 3 bulan pertama. Batuk pada malam hari mereda dan napas tersengal tidak terdengar lagi.



Setelah 3 bulan mengkonsumsi susu kambing, asupan puyer antialergi dihentikan. Pada 3 bulan kedua susu kambing diberikan hanya 2 kali sehari. Untuk selanjutnya sampai sekarang Dyah tetap meminum susu kambing, tapi cukup sekali sehari. Setelah rutin mengkonsumsi susu kambing, setahun terakhir asma Dyah tidak pernah kambuh. Tidak ada lagi acara bolak-balik ke rumahsakit. Nebulizer yang setia memberi oksigen pun teronggok di sudut kamar.



Yang terpenting, gadis cilik berusia 9 tahun itu sudah bisa tertawa lepas saat bermain dengan teman-temannya. Tidak akan terdengar lagi larangan ibunya untuk menahan tawa dan gerakan kala asyik bermain. Bagaimana duduk perkara susu kambing mengobati asma? dr Imelda Margaritha menuturkan susu kambing meningkatkan daya tahan tubuh. Itu lantaran kandungan mineral berupa magnesium, klorida dan selenium yang bagus untuk metabolisme tubuh.



Susu kambing biasanya dikaitkan dengan asma karena alergi susu sapi. Jika seseorang alergi susu sapi, sebenarnya dia alergi dengan gula atau protein dalam susu sapi atau dikenal dengan sebutan ? A1 kasein; susu kambing, betakasein. Susu kambing hanya mengandung 4-4,1% gula laktosa sehingga masih ditolerir untuk orang yang alergi laktosa. Bandingkan dengan kadar laktosa susu sapi yang berkisar 4-7%



Jadi, penderita asma sembuh atau reda setelah minum susu kambing, berarti dia alergi dengan komponen yang ada pada susu sapi atau produk dari susu sapi. Jika tidak reda, maka pemicu asma bukan karena alergi dengan komponen tadi.



Susu kambing bisa dikonsumsi dalam bentuk cair, bubuk bahkan tablet. Dalam hal kestabilan zat aktif (protein, mineral, vitamin), susu kambing tablet lebih stabil daripada bubuk dan cair. Apa pun pilihannya, susu kambing terbukti mujarab mengatasi asma seperti yang dialami Sekar Ayu Dyah Larasati. (Nesia Artdiyasa)
read more “Asma Hilang Terhempas Susu Kambing”

Kamis, 16 September 2010

Sekilas Tentang Susu Kambing Ettawa

Kambing Ettawa :
Berasal dari wilayah Jamnapari India. Kambing ini paling popular di Asia Tenggara, termasuk tipe dwiguna yaitu penghasil susu dan penghasil daging. Ciri-cirinya postur tubuh besar, telinga panjang menggantung, bentuk muka cembung, bulu bagian paha sangat lebat, BB jantan mencapai 90 kg, BB betina 60 kg. produksi susu mencapai 235 kg/ms laktasi. Di Indonesia untuk perbaikan mutu kambing local maka menghasilkan kambing PE (Peranakan Etawa). Sentra terbesar kambing PE adalah di Kaligesing Purworejo Jawa Tengah.



Kambing Penghasil Susu:
A. Kambing Etawa
Kambing Etawa berasal dari wilayah Jamnapari (India) sehingga kambing ini disebut Jamnapari Kambing ini adalah kambing yang paling populer di Asia Tenggara. Di negara asalnya kambing ini merupakan tipe dwiguna ,yakni sebagai penghasil susu dan daging. Kambing Etawa adalah kambing dengan postur tubuh besar dan telinga panjang menggantung, bentuk muka cembung, serta bulu di bagian paha belakang sangat panjang. Berat badan Kambing etawa jantan bisa mencapai 90 kg dan betinanya hanya 60 kg. pada kambing etawa,ambing tumbuh dengan baik dengan putting memanjang. Produksi susunya sangat tinggi, yakni bisa [roduksinya mencapai 235 kg per masa laktasi (261 hari), Pada masa puncak laktasi produksinya mencapai 3,8 kg per hari. Disebabkan tingkat produksi susu dan laju pertumbuhannya yang tinggi,serta di dukung oleh daya adaptasi yang baik terhadap kondisi lingkungan yang ekstrim, kambing banyak digunakan untuk memperbaiki mutu kambing lokal di suatau negara. Di Indonesia perbaikan mutu genetik kambing lokal dengan kambing etawa dan menghasilkan kambing Peranakan Etawa(PE). Sentra terbesar kambing peranakan etawa adalah di wilayah kaligesing Purworejo Jawa Tengah.

B. Kambing Alpin
Kambing Alpin, sesuai dengan namanya berasal dari pegunungan Alpen di Swiss. Sebagaian besar Kambing Alpin menyebar di daratan Eropa merupakan keturunan kambing alpin dan diberi nama tambahan negara tempatnya berkembang, misalnya kambing alpin inggris,alpin italia,alpin prancis. Kambing alpin perancis memiliki ciri-ciri telinga berukuran sedang dan mengarah keatas dengan warna bulu dominan putih,hitam,coklat atau gradasi dari warna warna tersebut. Berat badan kambing alpin jantan bisa mencapai 90 kg tetapi betinanya hanya mencapai 65 kg. Kambing alpin perancis merupakan kambing perah dengan produksi sus lebih dari 600 kg dalam masa laktasi 265 hari. Kambing alpin perancis ini banyak diimpor ke Amerika Serikat.

C. Kambing Saanen
Kambing Saanen berasal dari lembah Saanen,swiss bagian barat. Kambing ini merupakan jenis kambing terbesar di Swiss. Kepekaannya terhadap sinar matahari menyebabkan kambing in sulit berkembang secara baik di wilayah tropis. Beberapa ciri fisik antara lain telinga tegak dan mengarah ke depan,bulu dominan putih dan kadang-kadang ditemui bercak hitam di bagian hidung,telinga,atau ambing. Kambing yang tidak bertanduk ini termasuk tipe dwiguna. Hal ini disebabkan postur tubuh pejantan relatif besar, tentu menghasilkan daging yang cukup banyak jika dipotong dan betinanya bisa menghasilkan susu lebih dari 740 kg selama 250 hari masa laktasi. Indonesia pernah mengekspor kambing jenis ini ke Australia pada tahun 1978. Sementara itu, keturunannya banyak tersebar di Jawa Barat dan Jawa Tengah untuk memperbaiki mutu genetik kambing lokal.

D. Kambing Toggenburg
Kambing Toggenburg berasal dari wilayah Toggenburg Valley, sebuahwilayah di sebelah timur laut Swiss. Kambing ini banyak diimpor ke Amerika Serikat dan Inggris, dengan ciri fisik antara lain telinga tegak dan mengarah ke depan, hidung agak cembung, warna bulu merah tua atau coklat dengan bercak putih di bebarapa bagian tubuh (seperti telinga dan bagian atas mata). Berat badan kambing jantan mencapai 80 kg dan betinanya mencapai 60 kg. Paling menojol dari kambing toggenburg adalah kehalusan kulit dan bulunya. Produksi susunya mencapai 600 kg dalam 267 hari masa laktasi.

E. Kambing Anglo-Nubian
Kambing anglo-nubbian berasal dari wilayah Nubia di sebelah timur laut Afrika. Sekarang ini juga banyak di pelihara di Mesir, Afrika Selatan, dan Abbesina. Ciri fisik kambing ini diantaranya telinga menggantung dan ambing besar dengan warna bulu hitam, merah, coklat, putih, atau kombinasi warna warna tersebut. Berat badankambing anglo-nubian jantan mencapai 90 kg dan betinanya mencapai 70 kg. Produksi susu dalam 237 hari masa laktasi sekitar 700kg.

F. Kambing Beetal
Kambing Beetal ini banyak dikembangkan di Punjab(India), Rawalpindi, dan Lahore. Diduga, kambing etawa dan kambing lokal, karena ciri fisiknya sangat menyerupai kambing Etawa. Produksi susunya mencapai 190 kg dalam 180hari masa laktasi.
read more “Sekilas Tentang Susu Kambing Ettawa”

Selasa, 14 September 2010

Alergi Susu Sapi, Minum Susu Kambing

Susu kambing banyak direkomendasikan sebagai substitusi susu bagi bayi, anak, maupun orang dewasa yang alergi terhadap susu sapi atau jenis makanan lainnya.?Susu kambing kini cukup populer, meskipun harganya jauh di atas harga susu sapi. 



Susu kambing saat ini cukup populer, meskipun harganya jauh di atas harga susu sapi . Susu kambing memang memiliki karakteristik yang berbeda dengan susu sapi maupun air susu ibu ( ASI ). Susu kambing memiliki daya cerna yang tinggi, tingkat keasaman yang khas, kapasitas buffer yang tinggi, dan dapat digunakan untuk mengobati penyakit tertentu. 



Susu kambing banyak direkomendasikan sebagai substitusi susu bagi bayi, anak, maupun orang dewasa yang alergi terhadap susu sapi atau jenis makanan lainnya. Pada bayi, alergi terhadap susu sapi ( cow milk allergy ) banyak dijumpai, akan tetapi mekanisme terjadinya alergi masih belum jelas. Potensi susu kambing sebagai pengganti susu sapi pada bayi atau mereka yang alergi terhadap susu sapi sangatlah besar. 



Gejala alergi terhadap protein susu biasanya timbul pada bayi yang berumur dua sampai empat minggu, dan gejalanya akan semakin jelas pada saat bayi berumur enam bulan. Bagian tubuh yang terserang alergi adalah saluran pencernaan, saluran pernapasan, dan kulit . Gejala-gejala yang tampak akibat alergi terhadap protein susu antara lain yaitu muntah , diare , penyerapan nutrisi yang kurang sempurna, asma , bronkitis, migren, dan hipersensitif. 



Susu kambing dilaporkan telah banyak digunakan sebagai pengganti susu sapi ataupun bahan pembuatan makanan bagi bayi-bayi yang alergi terhadap susu sapi. Alergi pada saluran pencernaan bayi dilaporkan dapat berangsur-angsur dapat disembuhkan setelah diberikan susu kambing. 



Dilaporkan bahwa sekitar 40% pasien yang alergi terhadap protein susu sapi memiliki toleransi yang baik terhadap susu kambing. Pasien tersebut kemungkinan besar sensitif terhadap lactoglobulin yang terkandung dalam susu sapi. Diduga protein susu ( lactogloglobulin ) adalah yang paling bertanggung jawab terhadap kejadian alergi protein susu. 



Susu kedelai sering pula digunakan sebagai salah satu alternatif pengganti susu sapi bagi bayi yang alergi terhadap susu sapi. Walaupun demikian, masih terdapat sekitar 20-50% dari bayi-bayi yang diteliti memperlihatkan gejala tidak toleran terhadap susu kedelai. Oleh sebab itu, susu kambing lebih direkomendasikan untuk pengganti susu sapi pada bayi. 



Susu kambing mengandung lebih banyak asam lemak berantai pendek dan sedang jika dibandingkan dengan asam lemak dalam susu sapi. Perbedaan tersebut diduga menyebabkan susu kambing lebih mudah dicerna. Selain itu, ukuran butiran lemak susu kambing lebih kecil jika dibandingkan dengan susu sapi atau susu lainnya. 



Dari hasil sebuah penelitian disimpulkan bahwa kelompok anak yang diberi susu kambing memiliki berat badan, mineralisasi kerangka, kepadatan tulang , vitamin A plasma darah, kalsium , tiamin, riboflavin, niacin, dan konsentrasi hemoglobinnya adalah lebih tinggi jika dibandingkan dengan kelompok anak yang diberi susu sapi. Selain itu, susu kambing memiliki kapasitas buffer yang lebih baik sehingga bermanfaat bagi anak yang mengalami gangguan pencernaan. Namun, susu kambing juga memiliki kelemahan yaitu rendahnya kandungan folic acid dan vitamin B 12.
read more “Alergi Susu Sapi, Minum Susu Kambing”

Rabu, 08 September 2010

Kenapa Saya Memilih Susu Kambing?

Dari hasil penelitian para ahli dan bukti sejarah telah banyak membuktikan bahwa ternyata susu kambing mempunyai banyak kelebihan di banding dengan susu hewan pemamah biak yang lain, Seperti: Sapi, Lembu, Kerbau, Kuda, Onta, Domba, Dan lain-lain.

Berikut kutipannya dari Telecenter Planet

KHASIAT DAN MANFAAT SUSU KAMBING ETAWA
Oleh Bapak Drs. Nur Muhadianto *)

Pada pengobatan kini cenderung kembali pada pola makan yang alami (natural food), Baik yang berasal dari tumbuh maupun hewan. Demikian halnya, penggunaan susu kambing sebagai pengobatan penyakit, bahkan pola ini sudah di gunakan orang sejak ribuan tahun lalu. Di zaman mesir kuno, Ratu cantik Cleopatra, menggunakan susu kambing sebagai upaya untuk mempercantik wajah dengan cara mengkonsumsinya serta digunakan untuk mandi susu untuk menjaga kehalusan kulit dan keindahan tubuhnya.Dari hasil penelitian para ahli dan bukti sejarah telah banyak membuktikan bahwa ternyata susu ambinmg mempunyai banyak kelebihan di banding dengan susu hewan pemamah biak yang lain, Seperti: Sapi, Lembu, Kerbau, Kuda, Onta, Domba, Dan lain-lain.

Susu kambing sangat baik bagi penderita penyakit kulit, Eksim serta gatal-gatal pada kulit, Sebagai mana yang pernah dilakukan oleh Dokter George Dermit dari Ohaio, Amerika serikat. Menggunakaan terapi susu kambing bagi anak-anak penderita penyakit kulit tersebut. Bahkan para pakar penyakit kulit dari New Zealand, terhadap para pasienya di anjurkan untuk mengkonsumsi susu kambing sebagai peningkatan kesehatan kulit terutama bagian wajah. Kasiat susu kambing yang mengandung gizi tinggi, dapat mempercepat proses pertumbuhan gigi dan tulang. Juga untuk mengembalikan kesehatan seorang ibu yang baru melahirkan,Pendarahan sesudah melahirkan (Postpartum), Memulihkan zat besi sesudah haid, Juga bagi seorang yang kekurangan darah(Anemia). Terhadap orang-orang yang sudah berusia lanjut, Kandungan berbagai mineral dalam susu kambing akan menghambat kerapuhan tulang (Osteoporosis).

Kasiat susu kambing yang lain, Sangat manjur untuk mengatasi gangguan pernafasan terapi TBC, Infeksi akut pada paru-paru seperti Astma. Juga mampu mengontrol kadar kolesterol dalam darah dan menyembuhkan asam urat tinggi serta adanya kelainan ginjal yang di sebut Nepbratic Syndrom.
Mengutip dari buku yang berjudul khasiat & Manfaaat susu kambing, Susu terbaik dari hewan Ruminansia yang di tulis oleh Dr.Rini Damayanti Moedji,dipl.CN & Bernardius T Wahyu Wiryanta, Penerbit PT. Agro Media Pustaka, Oktober 2002 Depok Jakarta, halaman 6 dan 7, Mengungkapkan beberapa kelebihan susu kambing di banding dengan susu dari binatang lainya antara lain sbb:
-Mempunyai sifat antiseptik,Alami dan bisa membantu menekan pembiakan bakteri dalam tubuh. Hal ini di sebabkan adanya Flourin yang kadarnya 10-100 kali lebih besar dari pada susu sapi.
-Bersifatbasah (Alkaline Food)sehingga aman bagi tubuh.
-Proteinnya lembut dan efek laktasenya ringan, sehingga tidak menyebabkan diare.
-Lemaknya mudah di cerna karena mempunyai tekstur yang lembut dan halus lebih kecil dibandingkan dengan butiran lemak susu sapi atau susu lainya. Dan juga bersifat Homogen alami. Hal ini mempernudah untuk di cerna sehingga menekan timbulnya reaksi-reaksi alergi.
-Dengan adanya sodium (Na),Fluorin(F),Kalsium(C),dan Fosfor(P)Sebagai elemen kimia yang dominan serta kandungan nutrisi lainya,Maka susu kambing berkhasiat:
-Membantu pencernaan dan mentralisir asam lambung.
-Menyembuuhkan reaksi-reaksi alergi pada kulit,Saluran nafas dan pencernaan.
-Menyembuhkan bermacam-macam penyakit paru-paru,Seperti Astma,TBC,Serta infeksi- infeksi akut lainya pada paru-paru.
-Menyembuhkan beberapa kelainan ginjal,Sperti Nepbrotic Syndrom infeksi-infeksi Ginjal serta asam urat tinggi.
-Kandungan kalsium (Ca)yang tinggi dapat membantu menyembuhkan rematik dan mencegah kerapuhan tulang(Osteoporosis)
-Menambah Vitalitasdan daya tahan tubuh.
-Mengatasi masalah impotensi dan gairah seksual,Baik bagi pria maupun wanita.
-Berdasarkan beberapa penelitian di amerika,Susu kambing terbukti mempunyai efek anti kanker
*) Penulis adalah Ketua Koperasi Sejahtera yang bergerak di bidang pembibitan Kambing Ettawa, Buah Naga, Pupuk Organik dan berbagai macam jenis bunga
read more “Kenapa Saya Memilih Susu Kambing?”

Selasa, 07 September 2010

Mengapa Minum Susu


Walaupun memiliki banyak manfaat, tetapi banyak orang yang enggan minum susu. Ini terlihat dari minimnya konsumsi susu masyarakat Indonesia per tahunnya. Salah satu alasan yang sering dikemukan adalah mahalnya harga susu. Untuk harga susu, sebenarnya ada banyak susu yang harganya telah disesuaikan. Dan mengingat banyak nutrisi yang dikandungnya, maka yang diperlukan adalah menanamkan kesadaran akan manfaat susu agar masyarakat dapat mengkonsumsi dan tidak menganggapnya sebagai barang mahal.


Alasan lainnya adalah tidak suka minum susu karena membuat mual atau sakit perut sehabis minum susu. Bila Anda merasa sakit perut setelah minum susu, berarti Anda menderita intoleransi laktosa. Penyebabnya karena kurangnya produksi laktase dalam tubuh. Laktase adalah enzim yang dihasilkan usus kecil yang berfungsi memecah laktosa yang terkandung dalam susu agar dapat diserap oleh tubuh. Tetapi bagi penderita intoleransi laktosa, proses pemecahan laktosa tidak berlangsung sempurna sehingga laktosa yang tidak tercena akan masuk dalam usus besar dan dicerna oleh bakteri yang ada di dalamnya sehingga menyebabkan perut kembung, berisi banyak gas, dan diare.

Sebagai solusi dari perasaan mual atau sakit perut, Anda dapat mengganti susu dengan produk olahan susu seperti keju, yoghurt, es krim, susu evaporasi atau susu kedelai yang tidak mengandung laktosa. Beberapa produsen susu juga telah membuat susu tanpa laktosa yang dapat dikonsumsi oleh pendeita "intoleransi laktosa".

Bila Anda hendak mengkonsumsi susu, sebaiknya Anda tidak menggunakan susu kental manis karena susu jenis ini kandungan nutrisinya lebih rendah akibat proses pembuatannya juga banyak mengandung lemak dan gula yang kurang baik untuk tubuh. Konsumsi susu yang dianjurkan adalah 3 porsi setiap hari. Satu porsi yang dimaksud adalah 250 ml susu yang setara dengan 35 gram keju atau 200 gram yoghurt atau 200 gram es krim. Jadi, tidak ada alasan bagi Anda untuk tidak minum susu bukan?
read more “Mengapa Minum Susu”